Kalo sebelumnya kita pernah membahas tentang Via ferrata (baca disini Via Ferrata), sekarang mau sedikit cerita tentang keseruan Via Ferrata yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, yaitu di Gunung Parang, Purwakarta.

Di hari yang telah ditentukan, berkumpul jam 6 pagi di Plaza Semanggi dengan jumlah peserta 18 orang. Karena ada beberapa hal rombongan baru bisa berangkat jam 7. Jalur yang dilalui yaitu masuk tol cikampek dan keluar di tol Jatiluhur. Setelah keluar pintu tol Jatiluhur ambil jalur ke kanan, ke arah Padalarang (kalo ke kiri ke waduk Jatiluhur), teruuuuus aja, setelah kurang lebih 9 km nanti ada plang Via ferrata-Gn Parang, kita belok ke kanan. Jelasnya lihat di peta ya. Jalanan kecil yang berdebu dan bergelombang membuat isi mobil terguncang-guncang, belum lagi jalan yang berkelok-kelok jadi usahakan menggunakan mobil yang nyaman dan kuat.

Setibanya di lokasi, kami disambut oleh teman-teman Skywalker yang menjadi operator Via ferrata di tebing parang. Kami beristirahat di saung sambil mendengar penjelasan mengenai Via ferrata. Gunung parang ini adalah jenis gunung batuan Andesit yaitu jenis batuan keras yang terbentuk dari lelehan lava gunung berapi. Puncak Gunung Parang berada di ketinggian 600 mdpl dan kita akan mulai pendakian dari ketinggian 300 mdpl jadi kita akan naik sekitar 300 meter…..(wooooow ampun deh….), ternyata ngga…. Jalur Via Ferrata baru sampe ketinggian 150 m jadi belum sampe puncaknya. rencananya dalam waktu dekat akan dibuka lagi jalur hingga mencapai puncak.

Rencana jalur Via Ferrata di tower 3 Gunung Parang

Rencana jalur Via Ferrata di tower 3 Gunung Parang (foto diambil dari website Badega G. Parang)

Setelah dijelaskan dan tidak ada pertanyaan lagi dari peserta (semoga beneran sudah mengerti ya….) peserta dibagi menjadi 2 tim yang akan bergantian naik. Ini dilakukan supaya pengawasan dari pendamping bisa efektif, karena kalo kebanyakan susah ngawasinnya. Peralatan dibagikan dan dibantu pemasangannya secara baik dan benar.

Pemasangan alat

Setelah semua anggota tim 1 sudah terpasang peralatannya, kita menuju titik pendakian. Disini instruktur menjelaskan kembali tentang bagaimana melakukan pendakian dengan teknik Via Ferrata.

briefing2

Setelah semua peralatan siap tim 1 mulai melakukan pemanjatan, satu demi satu ya…. kaki menginjak tangga besi, pasang dua carabiner ke kawat baja, lalu naik lagi ke tangga berikutnya, sampe ujung pengaman kawat baja, pindahkan karabiner satu-satu ke kawat baja diatasnya, begitu seterusnya.

1st step

Semakin tinggi kita naik, semakin indah pemandangannya, membuat kita pengen naik lagi…. lagi… lagi…. lebih tinggi lagi….

View from the top

Kalau naik tadi waktu tempuhnya 1,5 – 2 jam, padahal harusnya ngga lebih dari 1 jam tapi karena semuanya narsis hampir di setiap spot yang bagus berhenti buat foto-foto. Ini foto-foto keseruan diatas tebing parang melalui jalur Via ferrata ini ya….

VF Compose

Sementara menunggu tim 1 yang sedang naik, tim 2 mencoba rock climbing yang ternyata lebih menantang dan diperlukan keahlian khusus buat melakukannya. beberapa orang yang mencoba melakukannya berhasil mencapai ketinggian 15 meter.

rock climbing

Jika tadi naik menggunakan teknik Via ferrata maka untuk turun menggunakan tekni Rappeling yaitu cara turun tebing mengunakan tali dan mengandalkan gaya berat badan dan tolakan kaki ke dinding tebing sebagai pendorong gerak turun. Ini pun ngga kalah seru dengan cara naiknya lho… Untuk turun ini paling lama cuma perlu waktu 10 menit dari ketinggian 75 meter.

Rappeling

Akhirnya sukses tim 2 turun menjelang hari mulai gelap. Setelah lelah naik dan turun tebing, kita sepakat tidak melewatkan kesempatan menikmati kuliner khas Purwakarta yang terkenal yaitu Sate Maranggi. Jadinya kembali ke Jakarta sudah larut malam, tapi walopun bagitu semua senang dengan pengalaman baru ini. Terima kasih teman-teman semua.

Tanggal : 29 Agustus 2015

Peserta : Alex, Roy, Maya, Rinta, Aaron, Lala, Yustina, Yuyun, Fani, Titi, Charly, Fajar, Tisna, Ningrum, Dwi, Brenda,

Thx juga buat Mas Bibin, Sky, Saw dan temen2 Skywalker lainnya.